Perjalanan
Setiap tahun adalah bab baru.
Ini bukan daftar CV. Ini adalah cerita — pelajaran yang diambil dari setiap langkah, setiap kesalahan, dan setiap momen yang membentuk siapa saya hari ini.
Merantau ke Bandung
Masuk UIN Sunan Gunung Djati Bandung, jurusan Teknik Informatika. Merantau jauh dari Magelang mengajarkan arti kemandirian yang sesungguhnya. Belajar bahwa kuliah bukan hanya soal nilai — tetapi soal siapa kamu setelah melewatinya.
Mengenal Organisasi
Bergabung dengan PMII dan Mahapeka. Pertama kali benar-benar belajar bekerja bersama orang lain — orang-orang dengan latar belakang berbeda, cara berpikir berbeda, tetapi satu tujuan. Di sini saya mulai mengerti bahwa organisasi bukan sekadar struktur, melainkan tempat karakter dibentuk.
Teknologi Bertemu Manusia
Masuk HIMATIF. Belajar teknologi serius — tapi juga belajar bahwa manusia tidak selalu bekerja seperti algoritma. Satu hal yang paling saya ingat: ilmu yang paling berharga adalah ilmu yang bisa dibagikan kepada orang lain.
Belajar dari Alam
Gunung mengajarkan sesuatu yang tidak bisa dipelajari di ruang kelas: bahwa tidak semua perjalanan bisa dipercepat. Ada langkah-langkah yang memang harus dinikmati, bukan dilewati. Belajar sabar. Belajar hadir.
Menjadi Barista
Mulai bekerja sebagai barista di Coffee New Cammary. Pekerjaan yang mengajarkan banyak hal tentang pelayanan, kehadiran, dan kesederhanaan. Secangkir kopi yang dibuat dengan tulus bisa menjadi bahasa cinta yang universal.
Meneliti dan Bertumbuh
Meneliti Machine Learning — mencoba memahami bagaimana mesin bisa belajar dari data, sambil saya sendiri terus belajar dari kehidupan. Sedang dalam proses menjadi manusia yang lebih baik dari kemarin. Perjalanan ini masih jauh, dan itu justru yang membuatnya indah.
Perjalanan ini masih berlanjut…